Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Cerpen

Kisah Si Ratu Selfii   Maya Pransiska SMA Makmur Jaya adalah salah satu SMA favorit di Bengkulu. Siswa-siswinya tentu saja terdiri dari orang-orang pilihan. Masuk sekolah ini harus sudah melalui rentetan tes yang cukup rumit dengan nilai di atas rata-rata sekolah lainnya. Sekolah ini berlokasi di tengah kota, bertingkat tiga, rindang dengan banyak tanaman hijau dan di cat berwarna serba hijau. Kebayang gak tuh suasana damai yang terpancar di sekolah ini. Dari sekian ratus murid pilihan yang ada di SMA Makmur Jaya ini, ada dua orang murid yang terkenal agak nyentrik. Namanya Diva dan   Sonya. Seantero sekolah rasanya gak ada yang gak kenal mereka berdua. Ke mana-mana mereka selalu terlihat berdua. Memang sih, mereka banyak kesamaan, sama-sama cantik, pintar, centil, dan sama hobbynya yaitu hobby foto selfii. Mungkin hobby selfian ini adalah hobby kebanyakan anak zaman sekarang. Tapi mereka cukup berbeda. Bertemu apapun yang baru pasti selfian, pakai baju baru selfia...

Tradisi Cuci Kampung/Mbasuh Dusun di Bengkulu Selatan

Tradisi Cuci Kampung/Mbasuh Dusun Yang dimaksud dengan cuci kampung/mbasuh dusun adalah sebuah tradisi membersihkan kembali sebuah dusun dari beberapa kejadian yang membuat nama dusun/desa itu tercemar dan kehidupan warganya kurang nyaman. Beberapa kejadian yang membuat sebuah dusun perlu dicuci/dibasuh, antara lain: 1.       Perzinaan 2.       Perkelahian 3.       Kecelakaan 4.       Kebakaran Menurut para orang tua dahulu, kejadian-kejadian buruk yang terjadi di masyarakat itu biasanya merupakan ulah dari Dewa Kuical (Jin Bungsu) yang tinggal di pusaran tasik (di pusat laut). Dewa Kuical merasa gerah melihat beberapa warga yang tingkahnya sudah mulai berada di luar jalur batas norma, hingga dihasutnya oleh Dewa Kuical   untuk benar-benar berbuat asusila/kesalahan, kemudian terjadilah perzinaan dan perkelahian. Begitu juga kejadian kecelakaan dan kebakaran itu juga...

Tari Napa Bengkulu Selatan

Gambar
TARI NAPA                           Tari napa/tapa pengantin ini berisi ungkapan kegembiraan dalam menyambut kedatangan pengantin dan tamu adat (mendah) ketika kedua pengantin tiba ke tempat acara atau pesta yang diadakan, baik di rumah pengantin laki laki atau pengantin perempuan. Selain itu tari Napa juga berfungsi sebagai penyambutan saat ada tamu adat/pemerintahan. Sejarah tari napa ini berawal dari zaman nenek moyang kita dahulu yaitu saat putra raja hulu sungai ingin menikah dengan putri raja hi l ir sungai tetapi putri raja hilir sungai tidak ingin menikah dengan   anak raja hulu sungai itu. Putri raja hilir sungai   lebih memilih menikah dengan putra raja h ilir sungai. Setelah sakian lama dekat akhirnya putri raja hilir sungai dan putra raja hilir sungai menikah . Namun pada saat peresmian per nikah an ini, putra raja hulu sungai beradu silat dengan putra raja hilir sungai yangdimenang...